Pandangan hidup merupakan sebuah hasil
penalaran dan pemikiran yang didasarkan atas
keyakinan dan kepercayaan yang berasal dari akal dan kekuasaan Tuhan sehingga
dapat diakui kebenarannya. Kemudian atas dasar
pemikiran ini manusia menggunakannya sebagai pedoman, petunjuk, arahan dalam kehidupannya. Pandangan juga dapat diartikan
sebagai pertimbangan, pendapat yang
diperoleh dari hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah dalam waktu dan tempat hidupnya yang dapat
digunakan sebagai petunjuk hidup di
dunia. Istilah ideologi berasal dari kata idea
(inggris) yang berarti gagasan, konsep, pengertian dasar, dan cita-cita; kata logi yang dalam bahasa Yunani logos artinya ilmu atau pengetahuan.
Secara harfiah, ideologi adalah pengetahuan tentang gagasan-gagasan, ide-ide, science of ideas, atau ajaran tentang
pengertian-pengertian dasar. Sehingga pandangan hidup yang berupa ideologi
yaitu ajaran, petunjuk, atau hasil pemikiran manusia yang disesuaikan dengan
kebudayaan dan norma yang ada.
Cita-cita adalah perasaan hati yang merupakan suatu keinginan
yang ada di dalam hati. Cita-cita merupakan bagian atau salah satu dari unsur
dari pandangan hidup manusia yaitu sesuatu yang ingin digapai oleh manusia
melalui usaha. Sesuatu dapat di sebut dengan cita-cita apabila telah terjadi
usaha untuk mewujudkan sesuatu yang dianggap cita-cita itu. Kebajikan atau
kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengan
perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama dan etika.
Makna kebajikan manusia berbuat baik, karena menurut kodratnya manusia itu
baik, mahluk bermoral.
Usaha/perjuangan adalah kerja keras untuk mewujudkan cita –
cita. Setiap manusia harus kerja keras untuk melanjutkan hidupnya. Sebagian
hidup manusia adalah usaha/perjuangan, perjuangan untuk hidup dan ini sudah
kodrat manusia. Keyakinan dan kepercayaan adalah
suatu sikap yang ditunjukkan oleh manusia saat ia merasa cukup tahu dan
menyimpulkan bahwa dirinya telah mencapai kebenaran. Karena keyakinan
merupakan suatu sikap, maka keyakinan seseorang tidak selalu benar atau
keyakinan semata bukanlah jaminan kebenaran. Kepercayaan adalah suatu keadaan psikologis pada saat
seseorang menganggap suatu premis benar. Dalam sebuah gagasan yang berasal dari dialog
Theaetetus oleh Plato, filosofi tradisional telah menetapkan bahwa kebebenaran
dari berkepercayaan adalah dibenarkan. Hubungan antara berkepercayaan dan ilmu
pengetahuan adalah bahwa ilmu pengetahuan adalah bagian dari berkepercayaan
jika berkepercayaan itu benar, dan jika berkepercayaan memiliki alasan pembenar
(wajar dan harus masuk akal pernyataan / bukti / petunjuk) maka untuk
berkepercayaan itu memang benar.
Adapun langkah-langkah berpandangan hidup yang baik:
a. Mengerti tentang pandangan hidup itu
sendiri
b. Menghayati pandangan hidup agar
memperoleh gambaran yang benar dan tepat.
c. Mengenal dan mengetahui sebagai
kodrat manusia dalam melakukan aktivitas hidupnya
sehingga dengan demikian mengenal pandangan hidupnya.
sehingga dengan demikian mengenal pandangan hidupnya.
d. Meyakini apa tujuan hidup sehingga
memperoleh kepastian dalam hidupnya.
e. Mengabdi pada hidup sehingga
merasakan manfaat dalam kehidupannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar