Pengertian,
Tujuan , dan Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar
26 September, 2019 (TUGAS
SOFTSKILL MINGGU PERTAMA)
NAMA : BANU HASAN
ALQOSIM
KELAS : 1ID09, KALI
MALANG,BEKASI
NPM : 31419290
Pendahuluan
Ilmu Budaya Dasar (IBD) sebagai mata kuliah dasar umum
(MKDU), diberikan kepada mahasiswa di seluruh perguruan tinggi negeri dan
swasta, bertujuan untuk mengembangkan daya tangkap, persepsi, penalaran, dan
apresiasi mahasiswa terhadap lingkungan budaya. Ada dua hal yang menyebabkan
pentingnya pembahasan materi itu, yaitu.
Pertama, tema-tema IBD merupakan tema-tema inti permasalahan
dasar manusia yang dialami dan dihadapi dalam kehidupan sehari-hari, seperti
tema-tema yang telah disusun oleh Konsorsium Antar Bidang yang meliputi cinta
kasih, keindahan, penderitaan, keadilan, pandangan hidup, tanggung jawab,
kegelisahan, dan harapan.
Kedua, pada saat ini, terdapat kecenderungan bahwa ilmu atau
ilmuwan sering mengabaikan sikap dan perilaku moral. Banyak di antara ilmuwan
yang menganggap bahwa aspek moral itu tidak penting. Menurutnya, aspek yang
lebih penting daripada moral dalam suatu ilmu adalah ontologis dan epistemologis.
Apabila hal itu yang terjadi, maka ia akan mengabaikan unsur manusiawinya,
kurang berbudaya, dan tidak peka terhadap permasalahan moral. Untuk
mengantisipasi hal itu, setiap sarjana dirasa perlu memahami aspek budaya.
Pengertian
Ilmu Budaya Dasar
Menurut Nugroho dan Muchji (1996 : 3), Ilmu Budaya Dasar
adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan
pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji
masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Sementara itu menurut Sukardi (2013) yang dimaksud dengan
Ilmu Budaya Dasar adalah suatu ilmu yang diberikan sebagai pelengkap
pembentukan mahasiswa paripurna, yang mampu memecahkan persoalan yang timbul
dalam lingkungan masyarakat yang merupakan unsur penting dalam proses
pembangunan suatu bangsa.
Di Indonesia, istilah “Ilmu Budaya Dasar” sejatinya
merupakan istilah yang dikembangkan untuk mengganti istilah “basic humanitiesm”.
“Basic Humanitiesm” adalah istilah dalam bahasa Inggris yang merujuk pada istilah “the Humanities”.
Istilah “humanities” sendiri berasal dari bahasa Latin yaitu humus yang berarti
manusia, berbudaya, dan halus.
Dengan mempelajari the Humanities, diharapkan seseorang
dapat menjadi manusia yang lebih manusiawi, lebih berbudaya, dan lebih halus.
Dengan demikian, the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai
homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi manusia yang
berbudaya, maka mereka harus mempelajari ilmu the humanities dengan tidak
meninggalkan tanggung jawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.
Ilmu Budaya Dasar terdiri dari empat komponen dasar yaitu
filsafat, teologi, sejarah, dan sastra dan seni. Masing-masing komponen
kemudian diintegrasikan sehingga menjadi hubungan antara manusia dengan unsur
kemanusiaan yaitu cinta kasih, keindahan, keadilan, penderitaan, pandangan
hidup, tanggung jawab, kegelisahan, dan harapan.
Adapun tujuan Ilmu Budaya Dasar adalah memberikan
pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan
untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Tujuan
Ilmu Budaya Dasar
Menurut M. Habib Mustopo, tujuan IBD ialah mengembangkan
kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pikirannya, baik yang
menyangkut diri sendiri maupun yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya.
Untuk menjangkau tujuan tersebut, maka Ilmu Budaya Dasar
(IBD) diharapkan dapat :Mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap
lingkungan budaya.Memberi kesempatan pada mahasiwa untuk memperluas pandangan
mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis
mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.Mengusahakan
wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama
lain. Para akademisi diharapkan akan lebih lancar dalam berkomunikasi. Dapatlah
dirinci secara singkat bahwa tujuan Ilmu Budaya Dasar ialah :Agar mahasiswa
lebih peka dan terbuka terhadap masalah kemanusiaan dan budayaMenyadarkan
mahasiswa terhadap nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat, hormat mengohormati
serta simpati pada nilai-nilai lain yang hidup dalam masyarakat Mengembangkan
daya kritis terhadap persoalan kemanusiaan dan daya kebudayaanMenambah
kemampuan mahasiswa untuk menanggapi masalah nilai-nilai budaya dalam
masyarakat Indonesia dan dunia tanpa terpikat oleh disiplin mereka.
Ruang
Lingkup Ilmu Budaya Dasar
Komunikasi adalah budaya dan budaya adalah komunikasi. Agar
dapat berkomunikasi secara efektif, peserta komunikasi hendaknya memahami siapa
yang menjadi khalayak terkait dengan latar belakang budaya yang disandangnya.
Jika melalui psikologi komunikasi, komunikator perlu
memahami perbedaan 4 konsep karakteristik komunikan dalam psikologi komunikasi,
pun demikian, melalui ruang lingkup Ilmu Budaya Dasar dalam komunikasi, seorang
komunikator perlu memahami hakikat manusia sebagai makhluk berbudaya, hubungan
manusia dengan kebudayaan, dan hubungan manusia dengan unsur-unsur kemanusiaan
seperti cinta kasih, keindahan, keadilan, penderitaan, pandangan hidup,
tanggung jawab, kegelisahan, dan harapan.
Dengan demikian,
ruang lingkup Ilmu Budaya Dasar dalam komunikasi adalah sebagai berikut:
·
Hakikat
manusia sebagai makhluk berbudaya.
·
Hubungan
manusia dengan kebudayaan.
·
Hubungan
manusia dengan unsur-unsur kemanusiaan seperti cinta kasih, keindahan,
keadilan, penderitaan, pandangan hidup, tanggung jawab, kegelisahan, dan
harapan.
Demikianlah
ulasan singkat tentang ruang lingkup Ilmu Budaya Dasar dalam komunikasi. Semoga
dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita tentang Ilmu Budaya Dasar terkait
dengan pengertian dan ruang lingkup Ilmu Budaya Dasar dalam komunikasi.
Sumber :