A. Pengertian
Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti
tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar,
cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak
tentram hati maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah
lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan. Kegelisahan hanya dapat diketahui
dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu,
gejala tingkah laku atau gerak gerik tersebut raut wajahnya lain berbeda dari
umumnya sebagai contoh berjalan mondar mandir dalam ruangan tertentu sambil
menundukkan kepadalnya, memandang jauh kedepan sambil mengepalkan tangannya,
duduk termenung sambil memegang kepalanya, duduk dengan wajah murung atau sayu,
malas bicara dan lain-lain. Kegelisahan merupakan salah satu ekspresi dari
kecemasan karena itu dalam kehidupn sehari hari, kegelisahan juga diartikan
sebagai kecemasan, kekhawatiran ataupun ketakutan. Definisi dapat disebutkan
bahwa seseorang mengalami frustasi karena hal yang diinginkannya tidak
tercapai.
B. Sebab-sebab
orang gelisah
Manusia
yang mengalami kegelisan dapat disebabkan antara lain:
·
Kesulitan ekonomi
·
Takut kehilangan harta, jabatan dan
popularitas
·
Penyakit yang bertahun-tahun
·
Kesulitan mendapatkan pasangan hidup
yang ideal
·
Takut kehilangan pasangan hidup
·
Khawatir gagal dalam berkarier, dll.
C. Usaha-usaha
mengatasi kegelisahan
Usaha-usaha yang dapat kita lakukan untuk mengatasi
kegelisahan ini yang pertama harus dimulai dari diri kita sendiri, yaitu kita
harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir dengan jernih,
sehingga kesulitan dapat diatasi. Sedangkan cara yang paling ampuh untuk
mengatasi kegelisahan adalah dengan berserah diri kepada Tuhan. Cara lain yang
mungkin juga baik untuk digunakan dalam mengatasi kegelisahan:
·
Dengan memerlukan sedikit pemikiran, pertama
kita menanyakan pada diri kita sendiri (instropeksi), akibat yang paling buruk
yang bagaimanakah yang akan kita tanggung atau yang akan terjadi, mengapa hal
itu terjadi, apa penyebabnya dan sebagainya. Kita bersedia menerima
sesuatu yang terjadi pada diri kita dengan rasa tabah dan senang hati niscaya
kecemasan tersebut akan sirna dari jiwa kita. Bersamaan berjalannya waktu kita
dapat mencoba untuk memperkecil dan mengurangi keburukan-keburukan akibat
timbulnya kecemasan tersebut dalam jiwa kita.
·
Berdoa kepada Tuhan dengan
sungguh-sungguh sabar, tabah, senang, dan ikhlas sehingga Ia mau mengabulkan
permohonan kita. Hanya dengan cara mendekatkan diri kepada Tuhan dan
memasrahkan diri kepada Tuhan, maka hati gelisah manusia akan hilang.
Mendekatkan diri bukan hanya dengan cara melalui hubungan vertikal dengan
Tuhan, tetapi juga melalui hubungan horizontal dengan sesama manusia
sebagaimana yang diperitahkan oleh Tuhan.
D. Keterasingan
Terasing, diasingkan, atau sedang dalam keterasingan
sudah ada sejak puluhan bahkan ribuan tahun lamanya. Keterasingan berasal dari kata
terasing, dan dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal
orang, sehingga kata terasing berarti tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari
yang lain, atau terpencil. Jadi kata keterasingan berarti hal-hal yang
berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpencil atau terpisah dari yang
lain. Yang menyebabkan orang berada dalam keterasingan ialah perilakunya yang
tidak dapat diterima atau tidak dapat dibenarkan oleh masyarakat, atau
kekurangan yang ada pada diri seseorang, sehingga ia tidak dapat atau sulit
menyesuaikan diri dalam masyarakat. Dimana terasing pada dasarnya dapat
didefinisikan sebagi bentuk kehilangan eksistensi diri yang disebabkan tidak
adanya pengakuan tentang keberadaan kita “secara hakikat” atau dengan kata lain
merasa tersisihkan dan termarjinalkan oleh diri sendiri dan orang lain
dalam pergaulan atau mayarakat.
E. Kesepian
Kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi
atau lengang, sehingga kata kesepian berarti merasa sunyi atau lengang, tidak
berteman. Aplikasi dan perwujudan dari terasing adalah kesepian. Jika seseorang
sudah merasa diasingkan maka orang tersebut akan mengalami kesepian dalam diri
dan lingkungan sehingga merasa sepi atau kesepian. Jika hal ini terus dibiarkan
maka orang tersebut akan kehilangan unsur dan karakter unik dalam dirinya
senhingga dia pun sulit untuk mengenali dirinya.
F. Ketidakpastian
Ketidakpastian berasal dari kata tidak pasti artinya
tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa arah yang jelas, tanpa
asal-usul yang jelas. Ketidakpastian artinya keadaan yang tidak pasti, tidak
tentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, keadaan tanpa arah yang jelas,
keadaan tanpa asal-usul yang jelas. Ketidakpastian adalah sebutan yang
digunakan dengan berbagai cara di sejumlah bidang, termasuk filosofi, fisika,
statistika, ekonomika, keuangan, asuransi, psikologi, sosiologi, teknik, dan
ilmu pengetahuan informasi. Ketidakpastian berlaku pada perkiraan masa depan
hingga pengukuran fisik yang sudah ada atau yang belum diketahui.
G. Usaha
mengatasi ketidakpastian
·
Untuk dapat menyembuhkan keadaan itu
tergantung kepada mental penderita. Andaikata penyebab sudah diketahui,
kemungkinan juga tidak dapat sembuh. Bila hal itu terjadi, maka jalan yang
paling baik bagi penderita ialah diajak atau pergi sendiri ke psikolog.
·
Bila penyebabnya itu jelas, misalnya
rindu, obatnya mudah, yaitu dipertemukan dengan orang yang dirindukan.
·
Phobia atau jenis takut bisa dilatih
dari sedikit, sehingga tidak takut lagi.
·
Orang yang bersikap sombong atau
angkuh, bila mengalami musibah baru berkurang kesombongannya, tetapi
mungkin tidak. Andaikata mereka sadar, kesembuhan itu adalah karena pengalaman.
Jadi yang menyembuhkan adalah masyarakat sekitarnya dan dirinya sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar